Jumat, 15 November 2019

Visi dan Misi

Visi dan Misi Pasangan Balon Bupati dan Wakil Bupati Kutai Barat H. Ahmad Syaiful, S.H. dan Ir. Asrani, M.M.

Hak Rakyat untuk Sejahtera bersama Ahmad Syaiful - Asrani (Harus ASA)


VISI  :

 “KUTAI BARAT YANG MAJU DENGAN SUMBERDAYA MANUSIA YANG BERDAYA SAING MENUJU KEMANDIRIAN.”


PENJELASAN VISI :

Kutai Barat Yang Maju :

Adalah perwujudan kondisi masyarakat yang tumbuh dan berkembang baik secara ekonomi, sosial, kependudukan, dan politik dengan dukungan infrastrukstur yang berdasarkan kebutuhan dan keunggulan wilayah.

Ditinjau dari aspek ekonomi masyarakat yang maju diukur dari tingkat kemakmurannya yang tercermin pada tingkat pendapatan yang lebih tinggi dari pendapatan rata-rata dan pembagian yang lebih merata.
Proses produksi telah berkembang dengan keterpaduan antar sektor, terutama sektor industri, sektor pertanian, dan sektor-sektor jasa, serta didukung suatu pemanfaatan sumberdaya alam secara rasional, efisien, dan berwawasan lingkungan.
Lembaga dan pranata ekonomi telah tertata dan berjalan serta berfungsi dengan baik, sehingga mendukung perekonomian yang efisien dengan produktivitas tinggi.

Ditinjau dari aspek sosial, masyarakat yang maju berkaitan dengan kualitas sumberdaya manusianya, yang dicerminkan semakin tinggi tingkat pendidikan penduduknya.

Ditinjau dari aspek kependudukan, masyarakat yang maju adalah masyarakat yang sehat, usia harapan hidup yang tinggi, kualitas pelayanan sosial yang baik, dan tingkat pertumbuhan penduduk yang lebih kecil.

Ditinjau dari aspek politik, masyarakat yang maju adalah masyarakat yang telah mampu mengembangkan sistem dan kelembagaan politik yang demokratis dan mantap, warganya terjamin hak-haknya, dan adanya peran serta masyarakat secara nyata dan efektif dalam segala aspek kehidupan


Kutai Barat dengan Sumberdaya Manusia yang Berdaya Saing :

Adalah perwujudan kondisi masyarakat dengan SDM yang cerdas, sehat, adaptif, Inovatif, terampil dan berkarakter yang memiliki daya saing secara bertanggung jawab dalam memanfaatkan peluang dan menghadapi tantangan globalisasi merupakan modal utama pembangunan untuk menuju pembangunan yang inklusif dan merata di seluruh wilayah.

Kutai Barat  Menuju Kemandirian :

Adalah perwujudan kondisi masyarakat yang merdeka, saling ketergantungan dalam kehidupan bermasyarakat, hidup sejajar dan sederajat dengan masyarakat lainnya, dengan mengandalkan kemampuan dan kekuatannya sendiri dalam mengembangkan potensinya, sikap masyarakat mengenai dirinya sendiri dan masyarakatnya, semangatnya kuat dalam menghadapi tantangan-tantangan serta menjaga kelangsungan proses dan hasil-hasil pembangunan.

Membangun Kemandirian :

1. Memiliki kemampuan ilmu dan pengetahuan yang mumpuni dalam pembangunan baik pengelolaan sumberdaya alam, tata kelola pemerintahan dan pengambilan keputusan.
2. Memiliki kecukupan sumberdaya manusia yang memiliki skill dan kecakapan dalam memenuhi kebutuhan pembangunan.
3. Mampu mendorong tumbuhnya iptek berkualitas dan tidak lagi pada prinsip asimetris terhadap daerah lain dan bernilai budaya bangsa.
4. Memiliki kemampuan mendorong tumbuhnya kreativitas, tanggung jawab dan pelayanan kepada daerah sendiri.
5. Menjadi daerah yang selalu aktif, terbuka, dalam bekerjasama dalam memberikan pengaruh terhadap kemajuan daerah.


MISI :

Dalam mewujudkan visi pembangunan daerah tersebut ditempuh melalui 6 (enam) misi pembangunan daerah sebagai berikut:

1. mewujudkan pemerintahan daerah yang baik dan transparan;
2. mewujudkan pemantapan sistem dan kelembagaan serta peningkatan kualitas sumberdaya manusia;
3. mewujudkan Peningkatan Inovasi dan kualitas investasi;
4. mewujudkan peningkatan kemampuan keuangan daerah;
5. mewujudkan penguatan infrastruktur yang mendukung pengembangan ekonomi dan Pelayanan dasar; dan
6. mewujudkan pengelolaan dan perlindungan sumberdaya alam dan lingkungan secara berkelanjutan.

Sebagai ukuran tercapainya tujuan pembangunan sebagaimana tertuang pada visi pembangunan selama 5 (lima tahun) diarahkan pada pencapaian sasaran-sasaran pokok pembangunan sebagai berikut:

1. Terwujudnya Pemerintahan daerah yang Baik dan Transparan
2. Terwujudnya Pemantapan Sistem dan Kelembagaan serta Peningkatan Kualitas Sumberdaya Manusia
3. Terwujudnya Peningkatan Inovasi dan kualitas investasi
4. Terwujudnya Kemampuan Keuangan Daerah
5. Terwujudnya penguatan infrastruktur yang mendukung pengembangan ekonomi dan Pelayanan dasar
6. Terwujudnya pengelolaan dan perlindungan sumberdaya alam dan lingkungan secara berkelanjutan

ARAH KEBIJAKAN :

Arah kebijakan dan sassaran prioritas pembangunan selama kurun waktu 5 (lima) tahun ke depan adalah:

1. Mewujudkan Pemerintah Daerah yang Baik dan Transparan
Reformasi Kelembagaan Birokrasi untuk pelayanan publik berkualitas
o ASN profesional, berintegritas dan netral
o Pelayanan publik yang berkualitas dan inovatif
o Manajemen institusi pemerintah berstandar internasional
o Akuntabilitas keuangan dan kinerja

2. Mewujudkan Pemantapan Sistem dan Kelembagaan serta Peningkatan Kualitas Sumberdaya Manusia
Peningkatan Pemerataan Layanan Pendidikan yang Berkualitas
o Kualitas Pendidikan Formal
o Kapasitas tenaga pendidik
o Kompetensi guru
o Pemecahan masalah Anak Tidak Sekolah

Peningkatan Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan
o Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Neonatal
o Prevalensi Stunting, HIV/AIDS dan TBC
o Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap
o Fasilitasi kesehatan terakreditasi dan kapasitas tenaga kesehatan

Pelaksanaan Perlindungan Sosial
o Perlindungan dari goncangan ekonomi, sosial dan bencana alam
o Perlindungan dan Kesejahteraan lanjut usia
o Adaptif Sistem tanggap bencana

Peningkatan Produkstivitas dan Daya Saing
o Tenaga kerja berkualitas (terampil, kreatif, inovatif dan adaptif)
o Pelatihan Vokasi (Keterampilan) kebutuhan pasar kerja
o Kapasitas sertifikasi kompetensi
o Kapasitas Sumberdaya Manusia IPTEK
o Inovasi teknologi untuk produktivitas ekonomi
o Budaya dan prestasi olahraga

Peningkatan kualitas Anak, Perempuan dan Pemuda
o Perlindungan anak
o Pemberdayaan dan perlindungan perempuan
o Perlindungan prilaku beresiko (kekerasan, pernikahan dini, merokok dan narkoba)
o Peran dan partisipasi pemuda dalam pembangunan

3. Mewujudkan Peningkatan Inovasi dan kualitas investasi
Pengelolaan sumberdaya ekonomi yang mencakup pemenuhan pangan, pertanian, kelautan, sumberdaya air, sumberdaya energi, dan kehutanan.
Akselerasi peningkatan nilai tambah Agro-fishery Industri, energi, industri, pariwisata, serta ekonomi kreatif dan digital
Akselerasi proses perijinan birokrasi dan menghilangkan semua hambatan.

4. Mewujudkan Peningkatan Kemampuan Keuangan Daerah
Menggunakan APBD yang Efektif dan Efisien
Memberikan nilai manfaat Ekonomi dan Sosial
Menghasilkan Output dan Outcome Pembangunan untuk kesejahteraan

5. Mewujudkan penguatan infrastruktur yang mendukung pengembangan ekonomi dan Pelayanan dasar
Menjadikan keunggulan wilayah sebagai acuan kebutuhan infrastruktur wilayah
Konektifitas infrastruktur dengan kawasan produksi rakyat (Industri kecil, Ekonomi Khusus, Pariwisata, Perkebunan,  Keramba Perikanan)
Peningkatan pengaturan, pembinaan dan pengawasan dalam pembangunan
Rehabilitasi sarana dan prasarana yang sudah tidak efisien
Mempermudah perijinan pembangunan infrastruktur

6. Mewujudkan pengelolaan dan perlindungan sumberdaya alam dan lingkungan secara berkelanjutan
Peningkatan kualitas Lingkungan Hidup
Peningkatan Ketaha padanan Bencana dan Iklim
Pembangunan Rendah Karbon (berwawasan lingkungan)

Biografi H. Ahmad Syaiful, S.H. (H. Acong)

Catatan Kehidupan Anak Sang Guru yang Nelayan, 15 Juni 1969





15 Juni merupakan hari ke-166 (hari ke-167 dalam tahun kabisat) dalam kalender Gregorian.
Pada tanggal ini ini lah saya di lahirkan pada tahun 1969, tepatnya hari Minggu Wage,  28 Rabiul Awal 1930 Hijriyah atau 28 Maulud 1902 Je Tahun Saka. anak keenam dari sebelas bersaudara dari pasangan H. A. Thaib bin Lagunggung (Alm) dan Hj. Nurhaidah binti Jihan Mansyur (Almh).

Rabiul Awal adalah bulan Kelahiran Baginda Rosulullah Muhammad SAW, yang terkenal dengan istilah bulan Maulid
Adapun beberapa peristiwa penting pada bulan yang pernah terjadi bertepatan dengan tanggal 15 Juni, adalah sebagai berikut:

Peristiwa
1215 - Raja John dari Inggris mengesahkan piagam Magna Carta (the Great Charter) di Runnymede.
1836 - Arkansas menjadi negara bagian Amerika Serikat ke-25.
1844 - Charles Goodyear menerima hak paten atas penemuannya dalam proses memperkuat karet.
1885 - Sejarah minyak di Indonesia: Untuk pertama kalinya ditemukan tambang minyak bumi yang cukup komersial di Telaga Said, Sumatra Utara, Hindia Belanda (sekarang Indonesia), di mana sampai dengan 1911, satu-satunya perusahaan minyak yang beroperasi hanyalah BPM (Bataafsche Petroleum Maatschappij) milik Belanda.
1944 - Pertempuran Saipan: Tentara Amerika Serikat memulai invasi yang sukses di Saipan, dalam Perang Dunia II. Pesawat pengebom B-29 Superfortress melakukan serangan pertama ke Jepang.
1954 - UEFA (Asosiasi Sepak bola Eropa) didirikan di Basel, Swiss.
1978 - Raja Hussein dari Yordania menikahi Lisa Halaby, warga Amerika Serikat yang saat itu berusia 26 tahun yang kemudian diberi gelar Ratu Noor.
1994 - Israel dan Vatikan menjalin hubungan diplomatik.
2001 - Organisasi Kerjasama Shanghai dideklarasikan oleh Republik Rakyat Tiongkok, Rusia, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, dan Uzbekistan.
2013 - Pesawat pabrikan Eropa, Airbus A350, melakukan penerbangan uji coba perdana dari kota Toulouse ke Paris, Prancis.
2013 - Pembukaan Piala Konfederasi FIFA 2013, dilaksanakan di Stadion Nasional Mané Garrincha, Brasília, Brasil.

Kelahiran
1964 - Michael Laudrup, manajer sepak bola Denmark.
1969 - Oliver Kahn, mantan pemain sepak bola Jerman.
1978 - Wilfried Bouma, mantan pemain sepak bola Belanda.
1980 - Julia Perez, aktris dan penyanyi Indonesia.
1990 - Miwa, Penyanyi Jepang.
1991 - Zlatan Alomerović - pemain sepak bola Serbia.
1992 - Mohamed Salah, Pemain sepak bola Mesir.
1999 - Yansen Indiani, anggota grup idola Indonesia JKT48.

Hari Raya dan Peringatan
1961 - Tahun Baru Hijriyah 1391.
2000 - Maulid Nabi Muhammad SAW 1421 Hijriah dan Hari jadi Komando Operasi Angkata Udara (Koops AU).
2018 - Idul Fitri 1439 Hijriah.
Itulah sekiranya beberapa peristiwa penting yang pernah terjadi pada tanggal 15 Juni.

Kelahiran Tokoh Bangsa Indonesia pada bulan Juni diantaranya:

1. Soekarno, Presiden RI Pertama
Ir Soekarno lahir dengan nama Koesno Sosrodihardjo, di Surabaya, Jawa Timur, pada tanggal 6 Juni 1901.
Soekarno adalah Presiden Indonesia petama yang menjabat pada periode 1945-1966 dan dikenal sebagai 'Proklamator Kemerdekaan Indonesia' bersama Mohammad Hatta.

2. Soeharto, Presiden RI ke-2
Soerharto menjadi Presiden Indonesia yang menjabat paling lama, yakni dari tahun 1968-1998.
Soeharto meninggal di Jakarta, 27 Januari 2008 pada usia 86 tahun.

3. Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie, Presiden RI ke-3
BJ Habibie lahir di Parepare, Sulawesi Selatan pada tanggal 25 Juni 1936.
Habibie merupakan Presiden ke-3 yang menggantikan Soeharto karena mengundurkan diri dari jabatan presiden pada tanggal 21 Mei 1998.

4. Joko Widodo (Jokowi), Presiden Ri ke-7
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) lahir di Surakarta, Jawa Tengah pada tanggal 21 Juni 1961.
Jokowi merupakan Presiden ke-7 Indonesia yang mulai menjabat sejak 20 Oktober 2014.
Sebelumnya, Jokowi juga terpilih sebagai Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta.

5. Pattimura
Thomas Matulessy atau Pattimura lahir di Maluku pada 8 Juni 1783.
Nama Pattimura mulai dikenal sejak memimpin perang di Maluku.
Pattimura meninggal dunia pada 16 Desember 1817 setelah ditangkap Belanda dan dihukum gantung.

6. Jenderal Ahmad Yani
Jenderal TNI Anumerta Ahmad Yani lahir di Purworejo, Jawa Tengah, 19 Juni 1922 dan meninggal di Lubang Buaya, Jakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 43 tahun.

7. Mayor Jenderal DI Panjaitan
Mayor Jenderal TNI Anumerta Donald Isaac Panjaitan lahir di Balige, Sumatera Utara, 19 Juni 1925 dan meninggal di Lubang Buaya, Jakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 40 tahun.

8. Letnan Jenderal Raden Suprapto
Letnan Jenderal TNI Anumerta R. Suprapto lahir di Purwokerto, Jawa Tengah, 20 Juni 1920 dan meninggal di Lubang Buaya, Jakarta, pada tanggal 1 Oktober 1965 (umur 45 tahun)

9. Tan Malaka
Tan Malaka atau Ibrahim gelar Datuk Sutan Malaka lahir di Nagari Pandam Gadang, Suliki, Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, 2 Juni 1897 dan meninggal di Desa Selopanggung, Kediri, Jawa Timur, 21 Februari 1949 pada umur 51 tahun.

Pendidikan terakhir lulusan Sarjana Hukum universitas Tri Tunggal Surabaya.

Riwayat Pekerjaan
1. PT. Kelian Equatorial Mining, Karyawan  Proses Plant (Mining), 1995 -1998
2. PT. Dewata Wanatama Lestari (DWL), Direktur Produksi (Foresty), 2012-2015
3. PT. Ika Wahyuda Jefri (IWJ), Komisaris Utama (Contraktor & Supplier), 2014 - Sekarang.
4. PT. Triwira Asta Bharata (TAB), Kuasa Direksi (Foresty), 2015 - Sekarang.
5. PT. Tering Jaya Lestari (TJL), Direktur (Foresty), 2015 - sekarang.
6. Koperasi Pondok Pesantren Darussalam (KPPD), Kuasa Usaha (Foresty), 2017 - sekarang.
7. CV. Pari Jaya Makmur (PJM), Pimpinan Perusahaan (Foresty), 2017 - sekarang.
8. PT.  Seroja Universum Narwastu (SUN),   Pimpinan Perusahaan (Foresty), 2019 - sekarang.
9. PT. Tering Karet Berjaya (TKB). Komisaris Utama (Industri Perkebunan Rakyat), 2015 - sekarang.

Riwayat Jabatan
1. Ketua Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB) Kabupaten Kutai Barat Periode 2017-2022
2. Ketua Harian DPD Partai Golongan Karya Kabupaten Kutai Barat periode 2016-2020
3. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kutai Barat Periode 2019-2024.

Tanda Jasa / Penghargaan
1. Partisipasi Penyumbang Dana HUT RI  kepada PT. IWJ dari Panpel Kampung Tukul Kec. Tering, tanggal 17 Agustus 2017.
2. Partisipasi Penyumbang Dana HUT RI  kepada H. Ahmad Syaiful, SH. dari Panpel Kec. Long Iram, tanggal 17 Agustus 2019.
3. Partisipasi Penyumbang Dana HUT RI  kepada H. Ahmad Syaiful, SH. dari Panpel Kampung Tering Seberang Kec. Tering. Tanggal 17 Agustus 2018.
4. Sponsorship Pemprov Kaltim ke-61, hari Bhakti Rimbawan ke-35, Gowes Aniversery ke-6 Kepada PT. TAB dari Dishut Kaltim, tanggal 04 Maret 2018.

Sertifikat dan Diklat
1. Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada KPPD dari BPJS ketenagakerjaan Nasional Jakarta, tanggal 01 Februari 2017.
2. Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada PT. TAB dari BPJS ketenagakerjaan Nasional Jakarta, tanggal 01 Februari 2017.
3. Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (PHPL) dari Komite Akreditasi Nasional LPHPL PT. Trustindo Prima Karya Samarinda, Tanggal 30 Mei 2018.

Petuah Bijak Orang Tua
Masih terngiang dalam ingatan saya kata-kata orang tua kepada kami sebelas orang bersaudara saat itu, "Bapak tidak bisa memberikan Warisan berupa harta kepada kalian karena kalian tau siapa bapak ini hanya seorang guru yang untuk mencukupi kehidupan sehari-hari harus juga mencari ikan d sungai untuk makan, hanya ilmu, pendidikan dan pelajaran hidup yang baik yang bapak bisa berikan, semoga itu bisa menolong kalian di masa depan."

Dalam hidupnya beliau selalu memberikan pelajaran dan pengajaran hidup yang baik untuk menjadi orang yg mandiri, mencari dan memanfaatkan peluang dalam berusaha, untuk tidak menyerah dan putus asa dengan kondisi apapun yg sedang menguji kehidupan kita.

Keluarga
Istri
Hj. Santiana

Anak
1.  Ika Ardila, A.Md. Kep.
2.  Muhammad Wahyuda
3.  Muhammad Jeffri Al Madani
4.  Ahmad Al Fatar

Saudara Kandung
1.  Hj. Ratna Sudiawati (Almh)
2.  Hj. Fatmah Juraidah Thaib, S.Pd.
3.  Hj. Nurhidayati, S.Pd.
4.  H.M. Zainuddin Thaib, S.E.
5.  Syaiful Ifni, S.Pd.
6.  H. Ahmad Syaiful, S.H.
7.  Hj. Siti Anita Handayani
8.  M. Alfian Thaib
9.  M. Sadli
10. Ety Kusendang, A.Md. Kep.
11. Hj. Ratna Danishara